Pahami IU yang Menjadi Satuan Penghitungan Vitamin D dan Vitamin A

Pahami IU yang Menjadi Satuan Penghitungan Vitamin D dan Vitamin A

Pada masa pandemi seperti ini, manusia dituntut untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh. Demi membantu menjaga imun tubuh, manusia mengonsumsi suplemen makanan tambahan. Ketika ingin mengonsumsi suplemen tambahan seperti vitamin D, tak jarang menemukan satuan IU bertengger di informasi nilai gizi suplemen tersebut.

IU merupakan singkatan dari International Units. Menurut National Cancer Institute (NIH) yang dilansir dari laman cancer.gov, menyatakan bahwa IU merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur jumlah vitamin, hormon, enzim, dan obat-obatan yang mengandung zat tertentu yang dapat menimbulkan efek biologis. Dalam menentukan jumlah itu, dibutuhkan kesepakatan internasional yang kemudian ditetapkan dengan adanya satuan internasional atau yang dikenal dengan international Units (IU).

Sejalan dengan pengertian dari NIH, bersumber dari laman merriam-webster.com, kuantitas zat aktif biologis (seperti vitamin) yang menghasilkan efek biologis tertentu yang disepakati sebagai standar internasional. Melengkapi hal ini, dilansir dari laman oxfordreference.com, IU digunakan sebagai ukuran aktivitas biologis zat, seperti vitamin, dengan satuan 3,33 iu vitamin A = 1 µg; 40 iu vitamin D = 1g; 1 iu vitamin E = 1mg.

Oleh karena itu, satuan IU digunakan sebagai bentuk ukuran zat yang berdampak biologis seperti vitamin D dan vitamin A. Dilansir dari laman health.harvard.edu, kebutuhan IU per hari untuk vitamin D terus berubah. Seperti pada 1997, direkomendasikan untuk mendapat 200 IU bagi orang dewasa. Sedangkan pra lansia dan lansia (usia 51 hingga 70) tahun diperlukan 400 IU, serta pada usia lebih dari 70 tahun diperlukan 600 IU. Sebab, terbukti bahwa ketika usia mulai menginjak pra lansia, tubuh kekurangan vitamin D. Namun, penelitian baru-baru ini merekomendasikan untuk memperoleh 800 hingga 1000 IU dalam sehari bagi orang dewasa.

Selain vitamin D, vitamin A juga memiliki rekomendasi penyerapan IU dan terus berubah. Pada 2001, direkomendasikan mengkonsumsi vitamin A mencapai 5.000 IU dalam sehari. Kemudian, dinaikkan hingga 10.000 IU dan dianggap aman untuk dikonsumsi sehari. Namun, para ahli menemukan bahwa orang yang mengonsumsi vitamin A 5.000 IU hingga 10.000 IU cenderung rentan untuk mengalami patah tulang dua kali lebih cepat. Oleh karena itu, rekomendasi terbaru, manusia mengkonsumsi sekitar 3.000 IU bagi laki-laki dan 2.330 IU bagi perempuan.

Nadiva

Posting Komentar untuk "Pahami IU yang Menjadi Satuan Penghitungan Vitamin D dan Vitamin A"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *