Mobil Terkoneksi 5G Bakal Laku Keras pada 2025

Mobil Terkoneksi 5G Bakal Laku Keras pada 2025

Periset otomotif di Amerika Serikat memprediksi penjualan mobil terkoneksi (connected car) internet 5G mencapai 80 juta unit sejak saat ini sampai 2025.

Menurut riset Counterpoint’s Smart Automotive Service, seperi dilansir Economic Times, pasar mobil terkoneksi di AS mampu di masa pandemi Covid-19 dengan penurunan moderat 6,8 persen pada 2020 dibandingkan 2019.

“Juga berencana meluncurkan 30 mobil listrik baru secara global dalam lima tahun ke depan dengan lebih dari 20 model untuk pasar Amerika Utara,” kata Soumen Mandal, periset dari Counterpoint seperti dikutip dari Antara hari ini, Minggu, 11 Juli 2021.

Pada 2022, GM juga akan meluncurkan mobil 5G di Cina dan AS. Sedangkan Ford menyiapkan mobil listrik 5G, C-V2X.

Kolaborasi dengan operator telekomunikasi turut membantu produsen mobil mengembangkan mobil terkoneksi secara lebih cepat. AT&T memiliki lebih dari 30 klien otomotif yang menggunakan jaringannya, seperti BMW, Ford, Chevrolet, Jaguar dan Honda.

“Verizon Communications bermitra dengan Toyota, VW, dan Mazda,” ucap Fahad Siddiqui, Research Associate Counterpoint.

Dia menuturkan pada 2025 mobil 5G akan menguasai lebih dari seperempat pasar mobil terkoneksi, yang mungkin akan dipimpin antara lain oleh GM, Ford, dan BMW.

Nadiva

Posting Komentar untuk "Mobil Terkoneksi 5G Bakal Laku Keras pada 2025"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *